Skip to main content

Datu Patih Empat

Datu Patih Empat
Ini yang selalu arwah nenek ceritakan masa aku selalu lepak rumah nenek, tapi nenek cuma carita 2 daripada mereka iaitu Datu Pambalah Batung dengan Panimba sagara, lagi 2 tokon ni baru ini aku dapat maklumat ni.... dan satu lagi tokoh Bayan Sampit belum dapat maklumat lagi



Mereka diberi gelar Datu Patih empat karena kemana saja menjalankan tugas selalu pergi berempat ketika mengabdi kepada kerajaan Negara Dipa maupun kerajaan Daha,berangkat yang satu yang lainnya pasti ikut,susah senang selalu bersama,mereka adalah

1. Datu Panimba Sagara suka memakai pakaian kuning mempunyai kesaktian kuat menyelam didalam air

2. Datu Pambalah Batung suka berpakaian hijau mempunyai kesaktian kuat seperti raksasa (kajian gancang)

3. Datu garuntung Manau senang memakai pakaian hitam mempunyai kesaktian mampu berlari secepat angin

4. Datu Garuntung Waluh mempunyai kesukaan berpakaian merah mempunyai keahlian dalam ilmu pengobatan dan dapat melihat jauh (tembus pandang)
karena mereka memiliki sifat dan watak yang berbeda senjata mereka pun berbeda

Datu Panimba sagara orangnya necis suka bersolek senjata andalannya Keris Naga Runting

Datu Pambalah Batung pintar bicara dan pintar bersilat lidah senjata andalannya adalah Keris Sampana Carita

Datu Garuntung Manau mempunyai sifat pendiam dan jujur senjatanya adalah Balitung

 Datu Garuntung Waluh yang mempunyai sifat pendiam,keras hati,keras kemauan tapi sederhana dalam penampilan mempunyai senjata andalan yaitu Keris Tilam Upih

Senjata senjata yang mereka miliki ini semuanya bisa terbang melayang di udara atau mengahadang musuh,ini terbukti ketika senjata Cundrung Campur dari kerajaan di tanah Jawa datang mau memporak porandakan tanah Banjar,tampillah senjata senjata para Datu ini menghadang senjata Cundrung Campur diudara,dengan disaksikan Datu Patih Empat,bunga api pun berpijaran di angkasa,pecahan pecahan besi berkilauan menyilaukan mata.Keris sampana cerita bertugas menyerang,Keris Naga Runting menghadang diatas air,Belitung membantu Keris sampana Cerita dan keris Tilam Upih mengahadang lawan didarat,menurut cerita saking serunya pertempuran ini sampai berlangsung selama 3 hari 3 malam baru berakhir setelah hancurnya Cundrung Campur berkeping keping.
keempat Datu ini sama saktinya,sulit dikalahkan,tetapi sayang mereka takut di khitan oleh Khatib Dayan,mereka lari kepegunungan meratus dan mendewata (agaib) disana sampai sekarang.



ni gambar rumah aku masa mula2 abah gan mak aku kawin tahun berapa ntah, rumah ni di sumbangkan oleh Haji Abdul Samad

Menurut kepercayaan masyarakat ...Datu Patih Empat meskipun sudah gaib,mereka bisa dipanggil melalui balampah atau bertapa,kalau ingin mempunyai kekuatan tubuh bisa bersahabat dengan Datu Pambalah Batung,kalau ingin digjaya diatas dan didalam air bersahabat dengan Datu Panimba Sagara,kalau ingin berlalri secepat angin bersahabat dengan Datu Garuntung Manau begitu juga kalau ingin mendapatakan ilmu pengobatan dan ilmu tembus pandang bersahabat dengan Datu Garuntung waluh..

Wallahu a'lam...riwayat ini dibuat untuk sekedar kita lebih mengenal orag orang tua jaman dulu,terlepas dari kesaktian kesaktian mereka yang diluar akal manusia,itu terserah saudaraku semua mau percaya apa tidak,mudah mudahan catatan kecil ini bisa bermanfaat bagi kita semua...salam dari alfaqir...
~sumber ~Kisah Datu Datu terkenal Kalimantan Selatan



Comments